Sama seperti seri terdahulu, kamu akan ditemani oleh dua orang sidekick yang tidak terlalu jago dan sering tidak bereaksi secara baik terhadap lingkungan. Sistem AI yang disertakan benar-benar membuat saya pusing, terkadang saya sering mengulang level hanya karena partner saya menyangkut pada tumpukan kotak yang dipakai sebagai tempat perlindungan. Untungnya mode single player cukup pendek dan bisa menjadi pemanasan yang baik sebelum memasuki mode online multiplayer.
Sistem sprint dalam game ini menarik perhatian tersendiri, tadinya gameplay Rainbow Six terkesan sedikit lambat dibandingkan FPS sejenis yang banyak beredar dan hal ini termasuk wajar, sebab gameplay yang ditawarkan bersifast taktis dan sangat realistis. Masuknya sprint ala Gears of War membuat perubahan kecepatan baik secara pergerakkan maupun gameplay, kini kamu dapat melakukan sprint kedepan maupun kesamping. Terkadang, bila di hadapan kita ada sebuah granat aktif milik musuh, kayaknya enak juga kalau gerakan sprint ke belakang ikut disertakan (gerakan sprint ke belakang tidak bisa dilakukan dalam game ini).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar